Depok. Bagaimana syukur kita pagi ini? lihatlah indahnya mentari dapat kita tatap
kembali, waktu terus melaju seakan baru sekejap Ramadhan kita jalani, ternyata
12 hari telah kita lalui, limit Ramadhan kian hari kian menipis, jatah waktu
hidup semakin habis, sementara nikmat semakin hari kian bertambah menyisakan PR
syukur buat kita. Ya Allah cerahkan diri ini agar tak kehabisan cara tuk
meluapkan syukur kepada-Mu..
Kutelusuri kembali rangkaian ayat puasa, kuterhenti pada penggalan ayat yang
membuatku banyak beristighfar, semoga kau berkenan tuk berbagi.
Allah SWT
berfirman,artinya: โ..dan agar supaya kamu mengagungkan Allah atas hidayah
yang Ia berikan, dan agar kamu bersyukurโ (Q.S. Al baqoroh: 185)
Ternyata kita lebih sering terobsesi pada nikmat yang kita cari daripada Dzat
yang menunjukkan cara mendapatkan nikmat.. kita lebih sibuk menikmati anugerah
yang kita dapat daripada bagaimana memperbaiki taat.
Tataplah sosok teladan yang semakin meningkat ibadahnya saat dijamin ampunan
dosa, dan dijamin masuk syurga.. lalu saat ada yang terheran melihat dahsyat
ibadahnya karena lutut dan tumit terluka karenanya, dengan mesra ia jawab bahwa
dia ingin sekali menjadi hamba yang pandai bersyukur. Bagaimana dengan yang
banyak berlumur dosa, pantaskah ia merasa rindukan syurga, atau mendamba sangat
ridho-Nya namun tak mempersembahkan amal terbaiknya?
Ramadhan telah memasuki hari yang ke 13, jangan lelah dulu, sebab hamba
yang rindu menjadi ahli syukur semakin ia tatap ampunan dosa, syurga dan ridho-Nya
akan semakin tergoda ia meningkatkan ibadah dan pengorbanannya..
Tulis Komentar