081286968485

Jika Cinta, Ikutilah AkuOleh : AHMAD NURUL IHWAN (Pengasuh Rubrik Catatan Qolbu)

$rows[judul]

Cinta adalah rasa sayang yang tertanam di lubuk hati manusia. Rasa cinta merupakan anugerah terindah yang Allah Ta’ala berikan dan tiada terhingga, cinta kepada kekasih hati, orangtua, suami/istri, anak, harta benda, keluarga maupun lainnya. Saling mencintai dan ingin memiliki itu adalah fitrah manusia. Namun, manakala rasa cinta itu hanya sekadar yang bersifat duniawi, maka tidak akan pernah merasakan manisnya iman. Rasa cinta tidak akan pernah terjadi jika bukan karena rahmat Allah Ta’ala. Karena itu barangsiapa yang mencintai Allah dan Rasul-Nya niscaya seseorang akan merasakan manisnya iman. 

Rasulullah SAW telah mengingatkan dalam sabdanya : Dari Anas RA, Nabi Muhammad SAW bersabda: “Tiga hal, barangsiapa memilikinya maka ia akan merasakan manisnya iman. (yaitu) menjadikan Allah dan Rasul-Nya lebih dicintai dari selainnya, mencintai seseorang semata-mata karena Allah, dan benci kembali kepada kekufuran sebagaimana bencinya ia jika dilempar ke dalam api neraka.” (H.R. Bukhari Muslim).

Manakala hanya cinta kepada keluarga, sesama, harta benda dan alam semesta yang bersifat fana, sewaktu-waktu Allah Ta’ala akan mengambilnya dari genggaman kita, harus disadari bahwa ciri utama orang beriman adalah mencintai Allah Ta’ala dan Rasulnya. Rasa cinta harus dibuktikan dengan teguhnya iman, ketabahan serta keikhlasan dalam menjalani segala ujian. Semakin tinggi rasa cinta kepada-Nya makin berat ujiannya, sebagaimana ujian dihadapi para nabi dan rasul sebagai bukti cinta kepada Allah Ta’ala. 

Dalam momen Maulid Nabi Muhammad SAW ini mari kita belajar membenahi diri sebesar apa cinta kita kepada Allah Ta’ala dan Rasulullah SAW. Harus kita sadari tidak sekadar ikut seremonial acara maulid belaka tetapi mesti mengambil hikmah dari kelahirannya Nabi Muhammad SAW.

Wahai belahan jiwaku 

Hatiku berdebar tak bisa diam walau sehari 

Bukalah hatimu walau sedikit 

Biarkan hatiku menghampiri 

Aku tak dapat melepas bayanganmu 

Aku tak dapat melupakanmu 

Aku tak dapat mempercayainya 

Jika engkau tanyakan 'Apakah aku mencintaimu'? 

Aku pasti akan bilang 'Ya' Hatiku selalu terpaut karena engkau tambatan hatiku.

Allahumma Sholli ‘Ala Sayyidina Muhammad.


Sebagai bukti cinta kita kepada Nabi Muhammad SAW, maka pahami firman Allah Ta’ala dalam QS. Ali Imran ayat 31 : "Katakanlah (wahai Muhammad), Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu". Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang".

Tulis Komentar

(Tidak ditampilkan dikomentar)

Instagram Feeds