Maha Suci Allah SWT yang telah banyak memberi kita kemudahan. saat tubuh lelah Dia kantukkan kita sehingga mudah beristirahat. Saat hendak beraktivitas Dia hadirkan pagi disertai hangat mentari tuk menyemangati. Saat lapar memanggil, tak terbayang bagaimana hidangan sarapan bisa hadir ke meja makan. Semoga pagi ini bisa kita awali dengan penuh semangat bersyukur..
Bila malam dan siang datang bergantian. Tidak demikian dengan kemudahan yang selalu datang menyertai kesulitan. Tetapi mengapa kesulitan yang selalu dipersoalkan, padahal kemudahan yang Allah kehendaki, renungkanlah firman Allah Ta’ala berikut ini, artinya: “..Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu..” (Q.S. Al Baqoroh: 185)
Saat adzan shubuh berkumandang mengapa rasa kantuk yang dituruti? padahal anugerah tidur lebih penting untuk disyukuri, 2 raka’at nya yang ringan lebih lezat tuk dinikmati, dan segar pengaruhnya kebutuhan lebih yang selalu kita cari. Saat hari senin tiba mengapa tugas berat yang di benak menghalangi, padahal libur sebelumnya telah cukup menyemangati, dan mengapa bukan semangat kerja yang dirindui ?
Sesungguhnya mengenang kesulitan bukanlah prestasi, tetapi menangkap kemudahan dibaliknya adalah pertanda kecerdasan iman. Sesungguhnya Kesulitan datang karena kita gagal menemukan kemudahan... ingat, Allah mengkehendaki kemudahan, maka rasakanlah meski saat hadirnya kesulitan…..
Tulis Komentar